Penerjemah Alkitab: Eugene A. Nida

oleh Administrator, 06 Jun 2020 - 06:39 PM, dilihat 30 kali

Mungkin selama ini kita hampir tak pernah memikirkan tentang bagaimana Alkitab, yang adalah Firman Allah itu bisa sampai di tangan kita – sehingga kita bisa menikmati suara Tuhan dari dalamnya. Tak dapat dipungkiri bahwa ada proses panjang yang dilewati tentunya. Dan itu mebutuhkan banyak sekali orang dengan berbagai keahlian pendukung, yang meresponi panggilan Tuhan. Salah satunya adalah seorang penerjemah atau ahli bahasa.

Eugene A. Nida adalah salah satu dari sekian penerjemah yang berjasa dalam penerjemahan Alkitab sehingga kita bisa menikmati Firman Allah seperti sekarang ini. Pria kelahiran 11 November 1914, di Oklahoma City, Oklahoma, ini adalah seorang pemuda yang gemar sekali belajar bahasa. Kerinduanya sebagai seorang misionaris penerjemah kitab suci, merupakan salah satu pendorong baginya untuk belajar bahasa latin dengan lebih baik lagi, semenjak SMA. Keinginan Nida itu semakin dekat dan niscaya segera menjadi nyata setelah ia meraih gelar kesarjanaan dalam bidang bahasa Yunani pada tahun 1963 dari University of California di Los Angeles, dengan menyandang predikat "summa cum laude". Tak berhenti sampai disitu saja, tokoh yang nantinya menjadi orang yang sangat berpengaruh dalam sejarah perkembangan Komunitas Alkitab (Bible Society) ini pun kembali melanjutkan studinya ke Summer Institute of Linguistics (SIL). Selanjutnya dia berhasil meraih gelar doktoral dalam bidang Perjanjian Baru berbahasa Yunani di University of Southern California. Dua tahun kemudian kembali Nida merengkuh gelar Ph.D. dalam bidang ilmu bahasa di University of Michigan, dengan Disertasinya yang berjudul, "A Synopsis of English Syntax", sebuah analisa pertama yang menganalisa bahasa Inggris secara menyeluruh menurut teori "konstituen langsung" (immediate constituent).

Perjuangan Nida tuk mencapai cita-citanya tak berhenti pada masa studinya saja. Justru setelah tamat dan berhasil memperoleh berbagai gelar dalam bidang bahasa merupakan awal perjuangannya dalam dunia pelayanan. Tahun 1943 adalah tahun yang berat baginya. Itulah awal Nida menjalankan tugas beratnya sebagai seorang ahli bahasa sekaligus misionaris yang bekerja di American Bible Society (ABS). Menjangkau suku-suku terasing yang ada Afrika dan Amerika Latin, merupakan satu hal yang harus dijalaninya sebagai tenaga misi. Pada masa itu, ia bekerja dengan para misionaris penerjemah untuk menyelesaikan masalah kebahasaan dan mencari penerjemah lokal yang potensial.

Nida diharuskan menciptakan suatu teori yang dapat membuat Injil dapat dikomunikasikan dengan lebih efektif, menggilas segala macam hambatan budaya dan masalah kebahasaan. Bukunya, Toward a Science of Translating (Brill, 1964) dan kemudian The Theory and Practice of Translation (Brill, 1969, dengan C.R. Taber), yang telah lama ditulisnya itu sangatlah membantu Nida dalam menyelesaikan tugas yang banyak menyita perhatiannya ini.

Selain itu, sebagai seorang penulis yang produktif, Nida juga banyak menyelesaikan tulisan tentang penerjemahan bahasa daerah. Dari karya-karyanya tentang penerjemahan bahasa daerah inilah Nida menunjukkan kepada pembacanya tentang betapa pentingnya mewartakan firman dengan menggunakan bahasa daerah. Selain lebih pas, relevan, dan mudah untuk dimengerti, juga sangat kontekstual sesuai dengan kebutuhan banyak orang yang belum tentu dapat memahami bahasa asli Alkitab. Namun demikian, satu hal yang juga tak kalah penting, untuk menjangkau orang-orang yang sama sekali belum pernah mengenal Injil, menurut Nida, penerjemahan haruslah menempatkan aspek kejelasan komunikasi dalam bahasa dan gaya bahasa yang mudah dipahami pada prioritas yang paling utama.

Kehadiran Nida yang juga seorang penerjemah Alkitab ini seolah menunjukkan kepada kita bahwa ada satu lagi ladang pelayanan dari sekian banyak jenisnya yang belum banyak digarap. Secara khusus di Indonesia yang sangat majemuk ini, ada sekian banyak suku yang belum bisa menikmati firman Tuhan dalam bahasa mereka sendiri. meskipun sudah ada Alkitab berbahasa indonesia, tapi tak semua orang yang ada di daerah mengerti betul bahasa indonesia dengan baik dan benar. Karena itu Alkitab bahasa daerah sangatlah membantu. Slamet Wiyono/dbs

Sumber: https://gri.or.id/news/view/1004/eugene-a.-nida

Tags:
Tokoh
Kesaksian
Berikan Komentar: (Max. panjang karakter 255 huruf)

Kesaksian Lainnya

© Kidung Online 2012 - 2020. All Rights Reserved.
Lovingly made in Indonesia. About us | Disclaimer | Contact